Search

Elektabilitas Jokowi Merosot, Elite PDIP: Justru Menguat

Elektabilitas Joko Widodo sebagai bakal calon presiden dalam survei Lembaga Media Nasional (Median) terus merosot. Sebagai presiden incumbent, merosotnya tren elektabilitas dinilai menjadi alarm lampu kuning.

Namun, elite PDIP tak peduli dan tak mau ambil pusing dengan hasil survei Median. Ketua DPP PDIP, Hendrawan Supratikno justru meragukan hasil survei Median.

“Tidak sama. Survei kami justru menunjukkan elektabilitas Jokowi yang terus menguat,” kata Hendrawan saat dihubungi VIVA, Jumat 23 Februari 2018.

Menurutnya, elektabilitas Jokowi juga dinilai kuat di basis pemilih kelas menengah ke atas. Ia heran dengan hasil survei Median yang menyebut Jokowi lemah di basis suara kalangan menengah atas. Padahal, kata dia, justru dari pengalaman PDIP, kelas menengah ke atas memang lebih mudah diserap aspirasi-aspirasinya.

“Kelas menengah atas cenderung lebih analitik, sehingga opininya kompleks, dan lebih mudah ditangkap aspirasinya melalui FGD (Focus Group Discussion) atau metode lain,” lanjut Hendrawan.

Namun, ia menekankan dari hasil beberapa survei termasuk Median, tetap akan dipelajari PDIP. Menurutnya, hal itu untuk penyempurnaan program-program partai yang dibuat.

“Hasil survei naik turun itu soal biasa. Tinggal kita cermati metodologi yang digunakan dan independensi lembaga survei,” ucap Hendrawan.

Sebelumnya, Lembaga Media Nasional (Median) merilis bahwa Presiden Jokowi punya kelemahan dalam suara basis kalangan menengah atas. Jokowi disebut hanya memiliki potensi keterpilihan yang tinggi di tiga tingkat, yaitu pendidikan tidak tamat sekolah dasar (SD), tamatan SD, dan tamatan sekolah menengah pertama (SMP).

Baca: Survei: Elektabilitas Jokowi Lemah di Basis Menengah ke Atas

Survei dilakukan 1-9 Februari 2018 dengan 1.000 responden yang tersebar acak namun mewakili populasi seluruh warga Indonesia yang memiliki hak pilih di Pilpres 2019. Sampel dipilih dengan teknik multistage random sampling dengan tingkat kesalahan survei kurang lebih 3,1 persen dan tingkat kepercayaan 95 persen.

Dalam survei Median, Jokowi meraih elektabilitas 35,0 persen. Angka ini terus menurun dibandingkan dua survei sebelumnya yang dilakukan Median. (mus)

Sumber

Berita Yang Terkait

Leave a Comment